Harga emas sedikit melemah setelah mencapai level tertinggi tiga pekan terakhir di $4.856, seiring para pelaku pasar mengambil untung di level yang tinggi. Ke depan, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi pekan ini akibat serangkaian rilis data ekonomi penting dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut.
Namun, harga emas sedikit melemah setelah mencapai level tertinggi tiga minggu baru di $4.856, karena para pedagang mengambil keuntungan di level yang tinggi. Logam ini terus mengonsolidasikan kenaikan di bawah level psikologis kunci $4.800, mempertahankan struktur bullishnya setelah mencapai level tertinggi dalam beberapa minggu.
Ke depan, volatilitas diperkirakan tetap tinggi minggu ini karena serangkaian rilis data ekonomi penting dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Investor dan pedagang emas harus memantau dengan cermat laporan ekonomi utama AS, perkembangan geopolitik, pergerakan dolar AS, dan tren imbal hasil treasury. Data paling signifikan untuk XAUUSD sisa minggu ini adalah angka inflasi AS.
Selain itu, investor menantikan notulen rapat The Fed hari ini untuk petunjuk. Notulen rapat Federal Reserve bulan Maret dapat berdampak signifikan terhadap arah harga jangka pendek dengan memberikan wawasan mendetail mengenai sikap kebijakan moneter The Fed menjelang rapat bulan April.
Melihat emas dari perspektif jangka sangat pendek, terlihat jelas bahwa logam ini bertahan di atas resistensi $4.800. Pada saat artikel ini ditulis, harga emas diperdagangkan di bawah $4.780. Gambaran teknis pada grafik harian terus mendukung kenaikan baru dengan nada bullish yang kuat setelah rebound terbaru. RSI saat ini di bawah 60 menunjukkan bahwa kita masih berada di wilayah bullish tanpa memasuki mode overheat. Oleh karena itu, dalam jangka pendek, jika logam ini kembali mendapatkan momentum, para pembeli mengincar level $4.880/4.900.
Di sisi bawah, selama periode yang sama, kembalinya harga emas ke level support $4.700 akan penting untuk mengendalikan kekuatan bearish pada tren dan meredam harapan kenaikan saat ini.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin hasil di masa depan.
The US dollar is experiencing a modest recovery on Wednesday morning. However, the current rebound still looks driven more by short covering than by a clearly strong wave of spot buying.
Baca Selengkapnya →USD/JPY is trading just below the critical resistance level of 160, a barrier it has tested multiple times without breaking. The currency pair has moved into a sideways consolidation after hitting the critical supply zone.
Baca Selengkapnya →