Minggu ini menjadi momen krusial bagi dolar Selandia Baru, dengan para pelaku pasar terus memantau keputusan suku bunga RBNZ yang akan diumumkan pada Rabu pagi. Keputusan RBNZ untuk mempertahankan suku bunga dengan nada hawkish berpotensi membantu dolar Selandia Baru kembali memperoleh momentum kenaikan.
Minggu lalu, NZD/USD mencatat kenaikan moderat saat dolar Selandia Baru membentuk pola double bottom di atas level 0.5810. Namun, pasangan mata uang ini kemudian mundur, menghapus kenaikan tersebut seiring memudarnya optimisme terkait potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Saat ini, pasangan mata uang tersebut diperdagangkan di sekitar 0.5840.
Keputusan RBNZ: Pendorong Utama untuk NZD/USD
Minggu ini sangat penting bagi dolar Selandia Baru, dengan para pelaku pasar memantau dengan cermat keputusan suku bunga RBNZ yang akan datang, yang dijadwalkan pada Rabu pagi. Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan tetap di 2,25%. Dalam beberapa bulan terakhir, RBNZ telah mengadopsi pendekatan yang bergantung pada data, dan saat ini memperkirakan inflasi headline akan mencapai 4,2% pada kuartal Juni.
Para pedagang akan memperhatikan setiap indikasi mengenai arah suku bunga di masa depan, terutama mengingat ketidakpastian yang terus berlanjut akibat ketegangan geopolitik yang melibatkan AS dan Iran. Komentar dari Gubernur RBNZ Anna Breman setelah rapat juga akan diteliti untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai potensi penyesuaian kebijakan di akhir tahun ini.
Prakiraan Teknis NZDUSD
Dari perspektif teknis, momentum tetap netral hingga bearish. Support terdekat berada di 0.5810/00; penembusan di bawah level ini dapat membuat pasangan mata uang ini bergerak menuju zona support berikutnya di sekitar 0.5780/70, yang dianggap sebagai area kunci untuk minggu ini. Sebaliknya, resistance terletak di dekat 0.5890/95. Penembusan yang tegas dan penutupan empat jam di atas 0.5895/0.5900 berpotensi memicu minat beli baru, dengan target potensial di wilayah 0.5950/60.
Kesimpulan
Keputusan suku bunga RBNZ yang akan datang, bersamaan dengan data inflasi PCE AS, kemungkinan akan memicu volatilitas pada NZD/USD dan memengaruhi sentimen pasar secara luas. Keputusan RBNZ yang hawkish dapat membantu Kiwi mendapatkan kembali momentum bullish, dengan beberapa pelaku pasar memperkirakan probabilitas 25% untuk kenaikan suku bunga yang mengejutkan. Sebaliknya, pasangan mata uang ini mungkin menghadapi tekanan jual baru jika RBNZ tidak mengambil sikap hawkish pada pertemuan minggu ini.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin hasil di masa depan.
Pasangan mata uang EUR/USD saat ini diperdagangkan tepat di bawah level kritis 1.1600. Data ekonomi AS yang kuat dan prediksi kebijakan moneter yang hawkish dari Federal Reserve terus menguatkan dolar AS, sehingga memberikan tekanan turun pada pasangan mata uang EUR/USD. Namun, rebound dari level-level support ini tetap mungkin terjadi begitu tekanan turun mereda di area support.
Baca Selengkapnya →Setelah mengalami rebound tajam pasca penurunan akibat intervensi Bank of Japan (BoJ), pasangan mata uang USDJPY kini mulai stabil di dekat level resistensi penting 159, karena risiko intervensi membatasi kenaikan di sekitar 159,00/50.
Baca Selengkapnya →