Harga emas mencapai rekor tertinggi mingguan baru di sekitar $4.722 per ons sebelum melepaskan sebagian kenaikannya, didorong oleh melemahnya dolar AS dan kembali meningkatnya selera risiko akibat potensi kesepakatan damai antara AS dan Iran.
Harga Emas Turun Sedikit Setelah Data ADP AS
Harga emas mengalami koreksi moderat dari level tertinggi hariannya setelah rilis laporan ketenagakerjaan swasta ADP AS. Data terbaru menunjukkan bahwa sektor swasta AS menambah 109.000 lapangan kerja pada April 2026, peningkatan signifikan dari angka revisi Maret sebesar 62.000. Pertumbuhan lapangan kerja yang kuat ini menandakan pendinginan pasar tenaga kerja yang berlanjut dan memperkuat ekspektasi sikap hawkish dari Federal Reserve.
Ke depan, volatilitas diperkirakan tetap tinggi minggu ini, dengan perkembangan geopolitik menjadi sorotan utama. Pedagang emas juga kemungkinan akan memantau rilis data ekonomi mendatang, termasuk angka Non-Farm Payroll (NFP) AS. Laporan NFP sangat penting, karena akan memengaruhi keputusan kebijakan moneter di masa depan di tengah pendekatan hati-hati Federal Reserve. Selain itu, komentar dari pejabat Federal Reserve minggu ini harus diperhatikan dengan saksama untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai langkah-langkah potensial bank sentral di masa depan.
Prakiraan Teknis Emas (XAUUSD)
Dari perspektif teknis, grafik harian menunjukkan bahwa emas melonjak di atas level $4.700, mencatatkan rekor tertinggi mingguan di $4.722. Harga saat ini sedang mengkonsolidasikan kenaikan baru-baru ini. Ke depan, rentang $4.645–30 akan menjadi area support kunci yang perlu dipantau. Jika terjadi gelombang konsolidasi di bawah area ini, harga berpotensi menghadapi support di sekitar level $4.580/60. Di sisi atas, $4.725/35 merupakan zona resistensi langsung yang perlu diperhatikan pekan ini, diikuti oleh zona kunci $4.745/50. Selain itu, grafik di bawah ini menunjukkan beberapa level kunci yang berfungsi sebagai area penawaran dan permintaan untuk minggu ini.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi imbal hasil Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.
EURUSD bergerak naik dan turun dalam rentang yang sempit di bawah level 1.1800. Faktor-faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasangan mata uang ini hari ini meliputi perkembangan di Timur Tengah dan rilis laporan NFP AS
Baca Selengkapnya →Hari ini kembali menjadi hari yang cerah di Wall Street. Indeks S&P 500 dan Nasdaq melanjutkan kenaikan mereka, keduanya mencapai rekor tertinggi baru, sementara Indeks Dow Jones Industrial Average menembus angka 50.000.
Baca Selengkapnya →