Berita

Pasar masih bergerak dalam kisaran tertentu menjelang rilis notulen rapat The Fed

Notulen rapat FOMC bulan April, yang dijadwalkan dirilis pada Rabu pukul 18.00 GMT, diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai pembahasan internal bank sentral terkait risiko inflasi.

May 20, 2026
2 menit baca minimum
Bagikan:
Pergerakan pasar pada hari Rabu sebagian besar tetap berada dalam rentang yang sempit, dengan saham dan komoditas mengalami sedikit penurunan. Tren ini menunjukkan sikap menunggu dan melihat di kalangan investor saat mereka menanti peristiwa penting pekan ini—publikasi risalah rapat FOMC bulan April.


Pergerakan Pasar yang Menonjol Menjelang Rilis Notulen FOMC


Meskipun secara umum pasar bergerak dalam rentang yang terbatas, beberapa pergerakan pasar yang menonjol terjadi hari ini. Indeks dolar mencapai level tertinggi dalam enam minggu terakhir seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga dan kekhawatiran inflasi yang berkelanjutan. Indeks utama AS menghadapi tekanan turun, kesulitan untuk mendapatkan momentum.

Penurunan permintaan aset safe-haven untuk logam mulia berlanjut, dengan harga emas dan perak turun ke level terendah multi-minggu baru sebelum pulih sebagian. Bitcoin juga kesulitan mempertahankan momentum, meskipun prospek jangka menengahnya tetap positif. Sementara itu, EUR/USD memperpanjang kerugiannya untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar 1.1590 selama jam perdagangan Eropa pada Rabu.


April FOMC rapat notulen Pratinjau


Probabilitas pemotongan suku bunga FOMC, sebagaimana ditunjukkan oleh alat FedWatch CME, bergeser secara signifikan menyusul laporan inflasi bulan April yang lebih kuat dari perkiraan. Para pelaku pasar kini menanti notulen rapat kebijakan Federal Reserve AS bulan April untuk panduan lebih lanjut mengenai arah suku bunga di masa depan. Federal Reserve mempertahankan kisaran target suku bunga pada 3,50%–3,75% selama rapat bulan April, menandai penahanan untuk ketiga kalinya berturut-turut. Pernyataan FOMC menyoroti bahwa "inflasi tinggi, sebagian mencerminkan kenaikan harga energi global baru-baru ini."


Notulen Federal Reserve bulan April, yang dijadwalkan dirilis pada Rabu pukul 18:00 GMT, diharapkan memberikan wawasan mengenai diskusi internal bank sentral mengenai risiko inflasi yang berasal dari gangguan pasokan energi global. Rilis data CPI dan PPI AS bulan April yang lebih tinggi dari perkiraan telah memicu kekhawatiran inflasi kembali, mendorong pasar keuangan untuk segera meninjau ulang ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Namun, respons pasar terhadap notulen FOMC mungkin akan terbatas, mengingat pertemuan tersebut berlangsung sebelum publikasi data inflasi terbaru.



Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda akibat fluktuasi nilai tukar. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.