Pemulihan pasar dapat berlanjut jika muncul lebih banyak sinyal gencatan senjata resmi dari pihak-pihak yang terlibat. Namun, jika pernyataan gencatan senjata dibantah atau negosiasi kehilangan momentum, sentimen negatif dapat segera kembali.
Sementara itu, Presiden Trump memperpanjang ultimatumnya kepada Teheran selama 20 jam tambahan, sehingga menciptakan batas waktu baru yang tegas. Pasar bereaksi cepat terhadap sinyal bahwa ketegangan di Timur Tengah mereda, menghidupkan kembali selera risiko. Usulan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan retorika keras dari Presiden Trump, yang memperingatkan pada Minggu bahwa jika Iran gagal membuka kembali Selat Hormuz sesuai batas waktunya, Selasa akan menjadi "Hari Pembangkit Listrik" dan "Hari Jembatan."
Dolar melemah karena penurunan harga minyak memicu reli risiko
Indeks dolar AS dan kontrak berjangka minyak mereda dari lonjakan baru-baru ini, mendorong investor untuk beralih ke aset berisiko di pasar global. Berita tentang gencatan senjata memperpanjang penurunan dolar pada awal sesi Eropa. Meskipun momentum kenaikan melambat, cakupan pasar tetap utuh tanpa tanda-tanda aksi ambil untung atau pembalikan dari level tertinggi baru-baru ini.
Kontrak berjangka minyak mentah WTI dan Brent turun karena laporan potensi gencatan senjata di Timur Tengah menekan harga. Seiring meredanya harga minyak, tekanan inflasi sedikit mereda, mendorong dana beralih kembali ke aset berisiko. Euro dan pound Inggris memperoleh momentum, menunjukkan kekuatan relatif dan volume yang sehat pada hari perdagangan pertama minggu ini, didukung oleh dolar yang melemah dan meningkatnya selera risiko.
Ketegangan geopolitik terus menjadi risiko signifikan bagi pasar
Ke depan, pemulihan pasar dapat berlanjut jika sinyal gencatan senjata resmi lebih lanjut muncul dari pihak-pihak yang terlibat. Namun, jika pernyataan gencatan senjata dibantah atau negosiasi kehilangan momentum, sentimen negatif dapat kembali dengan cepat. Oleh karena itu, investor dan pedagang harus memantau dengan cermat perkembangan geopolitik, pernyataan Presiden Trump, dan pembicaraan AS-Iran yang sedang berlangsung.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasi nilai tukar. Setiap transaksi dengan sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin hasil di masa depan.
Sebagian besar trader menghabiskan waktunya untuk menganalisis grafik, memantau indikator, dan merespons berita. Namun, di balik setiap pergerakan harga yang signifikan terdapat sebuah kekuatan yang jarang terungkap hanya melalui analisis teknis. Masuk atau keluarnya modal institusional yang disengaja dan dikelola dengan hati-hati. Ketika sebuah hedge fund, bank investasi, atau manajer aset besar memutuskan untuk mengubah posisi senilai ratusan juta dolar, pasar tidak hanya bereaksi. Pasar pun berubah. Dan memahami mengapa hal ini terjadi, serta jejak apa yang ditinggalkannya, adalah salah satu hal paling praktis yang dapat dipelajari oleh seorang trader.
Baca Selengkapnya →Ketika Sistem Federal Reserve disebutkan, kebanyakan orang membayangkan rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), grafik suku bunga, dan konferensi pers yang memengaruhi pergerakan pasar saham. Namun, memantau harga uang hanyalah puncak gunung es. Di balik permukaan lembaga ini terdapat sebuah sistem yang kompleks yang secara mendasar memengaruhi tidak hanya perekonomian Amerika Serikat, tetapi juga stabilitas perdagangan global. Pada kenyataannya, Fed berfungsi sebagai arsitek utama realitas keuangan, yang keputusannya membentuk lingkungan bagi setiap orang yang mengalokasikan modal di pasar.
Baca Selengkapnya →