Pasangan mata uang adalah tulang punggung pasar Forex, memungkinkan trader berspekulasi terhadap nilai satu mata uang dibandingkan mata uang lainnya. Di antara banyaknya pasangan yang tersedia, beberapa menonjol karena popularitas dan likuiditasnya. Berikut adalah 5 pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di pasar Forex.
EUR/USD adalah pemimpin yang tidak terbantahkan, menyumbang sekitar 24% dari seluruh transaksi Forex harian. Popularitasnya berasal dari stabilitas pertumbuhan ekonomi dan hubungan perdagangan yang kuat antara Zona Euro dan Amerika Serikat. Akibatnya, EUR/USD cenderung menunjukkan stabilitas relatif dibandingkan pasangan yang melibatkan mata uang volatil seperti Lira Turki atau Peso Meksiko. Stabilitas ini juga menghasilkan spread yang rendah, sehingga menarik bagi trader yang mencari biaya transaksi efisien.
Namun, penting dicatat bahwa EUR/USD telah mengalami naik-turun yang signifikan. Misalnya, selama krisis utang Yunani, pasangan ini menunjukkan fluktuasi besar. Baru-baru ini, kebijakan moneter agresif dari bank sentral kedua wilayah juga memengaruhi pergerakannya.
USD/JPY berada di posisi kedua dengan 13,2% dari seluruh transaksi Forex harian. Pasangan ini mendapat keuntungan dari pertumbuhan ekonomi yang stabil dan hubungan perdagangan yang solid antara AS dan Jepang. Seperti EUR/USD, USD/JPY juga cenderung stabil. Namun, tema berulang dalam pasangan ini adalah kebijakan super-agresif Bank of Japan untuk menjaga Yen tetap lemah.
Kebijakan ini masuk akal karena Jepang sangat bergantung pada ekspor — Yen yang lemah membuat produk Jepang lebih kompetitif secara global. Berbeda dari EUR/USD, dalam pasangan ini Dolar AS adalah mata uang dasar dan Yen Jepang adalah mata uang kutipan.
Dengan 9,6% dari seluruh transaksi Forex harian, GBP/USD — juga dikenal sebagai “cable” — menempati posisi ketiga sebagai pasangan mata uang paling populer. Daya tariknya berasal dari stabilitas politik Inggris, yang menjadikannya pilihan menarik bagi trader. Namun, pasangan ini juga mengalami volatilitas.
Peristiwa seperti referendum Brexit yang mengejutkan dan pandemi coronavirus telah menyebabkan fluktuasi GBP/USD. Bank of England, yang mengelola Pound, sering dipuji atas efektivitasnya, sehingga meningkatkan kredibilitas mata uang tersebut.
Ketiga pasangan mata uang utama ini mendominasi pasar Forex karena popularitas, likuiditas, dan stabilitas relatifnya. Seperti halnya aktivitas trading lainnya, trader perlu memantau indikator ekonomi, peristiwa geopolitik, dan kebijakan bank sentral yang dapat memengaruhi pergerakan pasar. Dengan pengetahuan dan strategi yang tepat, trader dan penyedia sinyal dapat membuat keputusan yang tepat dan menavigasi dunia trading mata uang yang dinamis dengan sukses.
Data makroekonomi AS yang dirilis pada 3 September menunjukkan aktivitas yang lebih kuat di sektor jasa, diiringi dengan kondisi perekrutan tenaga kerja yang terus melemah. Perusahaan hanya melakukan sedikit pemutusan hubungan kerja, pesanan baru meningkat tajam, namun lapangan kerja di sektor jasa terus menyusut. Di saat yang sama, perusahaan-perusahaan melaporkan tekanan harga input terkuat dalam hampir empat tahun terakhir. Oleh karena itu, dalam kebijakan moneter, isu utamanya adalah perbedaan antara permintaan, lapangan kerja, dan harga.
Baca Selengkapnya →Banyak pemula beranggapan bahwa jika mereka menemukan setup trading yang bagus, waktu dalam sehari tidak menjadi masalah. Namun, pasar tidak berperilaku sama di setiap jamnya. Jumlah trader aktif berubah, volume perdagangan berubah, volatilitas berubah, dan bahkan kualitas pergerakan harga pun bisa berbeda. Sebuah setup yang bekerja dengan baik selama sesi pasar yang aktif mungkin akan berperilaku sangat berbeda beberapa jam kemudian. Inilah mengapa trader berpengalaman tidak hanya melihat apa yang ingin mereka perdagangkan. Mereka juga memperhatikan kapan mereka melakukan trading tersebut.
Baca Selengkapnya →