Harga Bitcoin turun untuk hari kedua berturut-turut akibat ketidakpastian terkait langkah-langkah bank sentral. Pada saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berada di bawah $72.000.
Mata uang kripto ini telah mengalami penurunan selama dua hari berturut-turut akibat ketidakpastian terkait langkah-langkah bank sentral. Pasar global masih berjuang menghadapi arah suku bunga yang tidak jelas, yang kemungkinan berkontribusi pada volatilitas jangka pendek. Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di bawah $72.000. Para pedagang menanti sinyal dari Fed mengenai langkah selanjutnya
Pernyataan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Maret dijadwalkan dirilis pada pukul 18:00 GMT, diikuti oleh konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell pada pukul 18:30 GMT. Hasil rapat The Fed hari ini dan komentar Powell akan sangat krusial dan penting dalam memberikan arahan lebih lanjut bagi pasar kripto, dengan pembahasan kebijakan mereka yang kemungkinan besar akan memengaruhi volatilitas pasar. Para investor khususnya fokus pada revisi proyeksi ekonomi bank sentral AS dan apakah prospek dua kali pemotongan suku bunga tahun ini tetap utuh. $BTCUSD: Prospek teknis jangka pendek
— Dari perspektif teknis, meskipun terjadi koreksi baru-baru ini, momentum jangka pendek tampaknya tetap netral hingga bullish, karena harga bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari dan 50 hari. Grafik empat jam menunjukkan bahwa Bitcoin baru-baru ini mengalami tren bullish yang moderat, terutama setelah menemukan dukungan beli yang kuat di dekat zona permintaan $65.000.

Namun, untuk kenaikan lebih lanjut, Bitcoin perlu menembus level resistensi $76.000. Pergerakan yang berkelanjutan di atas hambatan ini dapat mendorong harga menuju resistensi berikutnya di $80.000. Di sisi bawah, penjual akan memantau dengan cermat setiap penurunan di bawah $70.000, karena penutupan di bawah level kunci ini dapat memicu penurunan yang lebih tajam menuju zona permintaan $65.000.
...Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin keuntungan di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi imbal hasil Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.
Penafsiran standar terhadap pasar ekuitas cenderung membatasi pergerakan harga hanya pada aspek kinerja perusahaan, ekspektasi laba, dan sentimen investor. Meskipun faktor-faktor ini tidak diragukan lagi relevan, pandangan ini mengabaikan lapisan yang lebih dalam dari struktur pasar. Pasar keuangan beroperasi sebagai sistem yang saling terhubung, di mana masing-masing kelas aset secara terus-menerus menyalurkan informasi mengenai likuiditas, momentum ekonomi, dan persepsi risiko. Saham seringkali menjadi penerima akhir dari sinyal-sinyal ini, bukan sumbernya.
Baca Selengkapnya →Perdagangan algoritmik dan sistem otomatis bukanlah hal baru di dunia keuangan. Kode komputer, model matematika yang kompleks, dan penasihat ahli telah menjalankan sebagian besar transaksi di bursa global selama bertahun-tahun. Namun, hingga saat ini, hal tersebut hanyalah otomatisasi mekanis yang sekadar mempercepat pelaksanaan keputusan manusia. Titik balik yang sesungguhnya baru terjadi sekarang, ketika logika terprogram yang tetap digantikan oleh kecerdasan buatan sejati dan mesin yang mampu mengevaluasi konteks pasar secara mandiri.
Baca Selengkapnya →