Dolar mengalami koreksi yang cukup tajam, menandakan fase konsolidasi dalam tren naik belakangan ini. Indeks tersebut turun untuk hari kedua berturut-turut, menguji level support jangka pendek di sekitar 99,70 sebelum kembali naik mendekati level 100.
Minggu lalu, dolar AS menunjukkan kekuatan yang luar biasa, naik dari 99,50 hingga mencapai level tertinggi 100 setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS yang kuat. Namun, setelah menyentuh kisaran 100,00–100,20, dolar mengalami koreksi yang signifikan, menandakan fase konsolidasi dalam tren naik baru-baru ini. Indeks tersebut turun untuk hari kedua berturut-turut, menguji dukungan jangka pendek di sekitar 99,70 sebelum rebound mendekati level 100.
Momentum DXY Melemah Seiring Meredanya Ketegangan di Timur Tengah
DXY mencapai level tertinggi mingguan baru di 100,20 selama sesi awal Eropa pada hari Senin sebelum melepaskan sebagian keuntungannya. Momentum bullish melemah seiring pasar menilai perkembangan konflik di Timur Tengah. Ketegangan mereda setelah kesepakatan antara Iran dan Israel untuk meredakan serangan, menyusul seruan dari Presiden AS Donald Trump. Perhatian pasar kini beralih ke data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan Mei yang akan dirilis, sebuah indikator ekonomi kunci yang akan memengaruhi ekspektasi terkait keputusan suku bunga Federal Reserve.
Analisis Teknis Indeks Dolar (DXY)
Pasangan mata uang ini menunjukkan pergerakan harga yang sangat bergejolak sepanjang minggu ini karena pasangan ini mengambil jeda singkat di dekat level psikologis 100,00, yang kemungkinan akan ditembus dalam beberapa sesi mendatang. Dari sudut pandang teknis, level support terdekat saat ini berada di 99.70. Jika menembus di bawah level ini, pasangan mata uang ini akan menuju level support berikutnya, yang berada di sekitar 99.40, yang merupakan area support kunci untuk minggu ini. Dengan kata lain, ini adalah area di mana kita mungkin melihat banyak minat di pasar, jadi kita harus memperhatikan area ini dengan cermat. Sebaliknya, penembusan dan penutupan yang berkelanjutan di atas resistensi 100.00 dapat mendorong DXY naik menuju kisaran 100.30–100.40.

Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.
Bitcoin, mata uang kripto terbesar di dunia, kembali menguat hingga mendekati $64.000 setelah menyentuh zona permintaan yang sebelumnya menjadi penopang pemulihan pada bulan Februari.
Baca Selengkapnya →Pasar Wall Street menutup sesi sebelumnya dengan performa yang melemah, dipicu oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah serta laporan laba yang mengecewakan dari Broadcom dan CrowdStrike.
Baca Selengkapnya →