Kombinasi antara ketegangan geopolitik dan dimulainya musim laporan keuangan berpotensi menjadikan pekan ini sangat penting bagi pasar keuangan pada kuartal ini.
Bank-bank Besar Akan Memulai Musim Laporan Keuangan Kuartal II pada Selasa
Perhatian investor kini sepenuhnya tertuju pada musim laporan keuangan kuartal II. Seperti biasa, bank-bank besar akan memimpin pelaporan laba, dengan JPMorgan, Citigroup, Goldman Sachs, Bank of America, dan Wells Fargo dijadwalkan mengumumkan hasil kuartal kedua mereka pada hari Selasa. BlackRock dan Morgan Stanley akan menyusul dengan laporan mereka pada hari Rabu. Proyeksi pasar menunjukkan adanya kenaikan laba bersih yang signifikan bagi bank-bank ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Di antara bank-bank AS, JPMorgan tetap menjadi yang terbesar dan paling diawasi. Bank investasi ini diperkirakan akan melaporkan laba kuartal kedua 2026, dengan perkiraan konsensus memproyeksikan pendapatan sebesar $50,42 miliar dan laba per saham (EPS) sebesar $5,52. Para investor sebaiknya memberikan perhatian khusus pada pendapatan dari perdagangan serta komentar manajemen mengenai potensi risiko ekonomi. Dalam konteks ini, pandangan Jamie Dimon, Ketua dan CEO JPMorgan Chase, mengenai perekonomian AS, kualitas kredit, belanja konsumen, pertumbuhan pinjaman, dan perkembangan geopolitik akan diteliti dengan cermat.
Selain itu, investor akan memusatkan perhatian pada ASML Holding ($ASML) dan Taiwan Semiconductor ($TSMC), karena laporan laba rugi mereka mungkin memberikan perspektif berharga mengenai permintaan chip AI global dan tren belanja modal. Akhir pekan ini, beberapa perusahaan besar, termasuk Netflix, United Airlines, dan Abbott, juga dijadwalkan merilis laporan keuangannya. Netflix (NFLX), penyedia layanan streaming video terkemuka di dunia, akan melaporkan hasil keuangan kuartal kedua 2026 pada hari Kamis setelah penutupan pasar AS. Laporan keuangan ini sangat penting untuk memulihkan kepercayaan investor, mengingat penurunan tajam harga saham baru-baru ini dari rekor tertinggi di atas $134 menjadi level terendah baru-baru ini di sekitar $72.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda akibat fluktuasi nilai tukar. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.
Laporan Non-Farm Payrolls (NFP) bulan Juni dijadwalkan dirilis pada pukul 12.30 GMT hari Kamis, satu hari lebih awal dari biasanya karena libur Hari Kemerdekaan AS yang akan datang.
Baca Selengkapnya →Dolar terus menunjukkan kekuatan teknis yang mencolok, bertahan di atas indikator tren utama dan mempertahankan momentum bullish. Meskipun indikator jangka pendek menunjukkan bahwa kenaikan ini mungkin akan terhenti sejenak untuk konsolidasi, sinyal-sinyal ini hanya menandakan melemahnya momentum bullish untuk sementara waktu.
Baca Selengkapnya →