Berita

Wall Street melemah di tengah laporan laba yang mengecewakan dan ketegangan di Timur Tengah

Pasar Wall Street menutup sesi sebelumnya dengan performa yang melemah, dipicu oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah serta laporan laba yang mengecewakan dari Broadcom dan CrowdStrike.

Jun 04, 2026
2 menit baca minimum
Bagikan:
Wall Street mundur dari level tertinggi sepanjang masa dan menutup sesi sebelumnya dengan penurunan, seiring ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah yang terus membuat para investor gelisah. Pengumuman laporan keuangan yang beragam dari Broadcom dan CrowdStrike semakin membebani sentimen pasar.

Selain itu, Laporan Beige Book Federal Reserve mengungkapkan proyeksi pertumbuhan yang menurun, menyoroti tekanan inflasi yang berkelanjutan dan tren pengeluaran konsumen yang tidak merata sebagai tantangan bagi perekonomian secara keseluruhan.


Laporan keuangan yang mengecewakan dari Broadcom dan CrowdStrike


Saham Broadcom (AVGO) dan CrowdStrike (CRWD) anjlok tajam, turun lebih dari 10% setelah pengumuman laporan keuangannya. Perusahaan keamanan siber CrowdStrike turun lebih dari 11% akibat panduan penjualan kuartal kedua yang kurang memuaskan, sementara saham Broadcom anjlok lebih dari 14% setelah melaporkan pendapatan kuartal fiskal kedua di bawah proyeksi analis.

Sebagai salah satu produsen semikonduktor terbesar di dunia, Broadcom memposisikan diri sebagai pemasok utama silikon khusus untuk aplikasi AI kepada perusahaan hyperscaler besar seperti Google dan Meta. Meskipun hasil kuartal melampaui perkiraan, prospek pendapatan AI perusahaan tidak memenuhi harapan investor, yang berkontribusi pada sentimen negatif di seluruh sektor semikonduktor dan AI.


Ketidakpastian seputar Timur Tengah tetap tinggi


Para pedagang Wall Street tetap berhati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang mendorong pengurangan eksposur terhadap aset berisiko. Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan baru saat negosiasi gencatan senjata menemui jalan buntu, sehingga memperparah ketegangan di sekitar Selat Hormuz. Perkembangan ini mendorong kenaikan harga minyak mentah, memperburuk kekhawatiran inflasi, dan memberikan tekanan tambahan pada pasar ekuitas.


Kesimpulan


Setelah koreksi baru-baru ini, sentimen investor tetap waspada menjelang rilis data ekonomi penting dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut. Indeks utama ditutup lebih rendah, mencerminkan sedikit peningkatan aversi risiko saat para pedagang mengambil sikap hati-hati menjelang laporan non-farm payrolls AS besok. Meskipun demikian, terdapat optimisme hati-hati bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat, yang mungkin membantu menstabilkan kondisi pasar.

 


Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.