Berita

SpaceX akan bergabung dengan Nasdaq-100: Apakah ini titik baliknya?

Masuknya SpaceX ke dalam indeks Nasdaq-100 dalam waktu dekat berpotensi memicu permintaan baru terhadap sahamnya. Namun, momentum secara keseluruhan masih menunjukkan tren bearish, dengan harga sahamnya mengalami koreksi tajam dari level tertinggi pasca-IPO.

Jun 29, 2026
2 menit baca minimum
Bagikan:
SpaceX akan secara resmi bergabung dengan indeks Nasdaq-100 pada 7 Juli 2026, sebelum pembukaan pasar, menandai masuknya perusahaan tersebut sebagai yang tercepat dalam sejarah indeks tersebut meskipun harga sahamnya mengalami penurunan sejak debutnya di pasar. Selain masuk ke dalam Russell 1000, masuknya SpaceX ke dalam S&P 500 masih tertunda, karena indeks tersebut mematuhi masa tunggu standar selama 12 bulan. Menyusul pengumuman tersebut, saham SpaceX naik hampir 3% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Senin, mencapai $157,00.


Penurunan Drastis Saham SpaceX: Gambaran Umum


Sejak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, saham SpaceX (NASDAQ: SPCX) telah turun lebih dari 30%. Penurunan tersebut semakin cepat pekan lalu di tengah berita bahwa SpaceX sedang mempersiapkan penerbitan obligasi pertamanya, dengan target mengumpulkan setidaknya $20 miliar. Perusahaan tersebut menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah pada 12 Juni 2026, mengumpulkan $75 miliar melalui penjualan 555,5 juta saham dengan harga $135 per saham.


Setelah IPO, $SPCX melonjak ke level tertinggi $225 sebelum mengalami penurunan signifikan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kesepakatan de-eskalasi antara AS dan Iran serta meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai potensi kembalinya kenaikan suku bunga pada tahun 2026. Para investor telah mengurangi eksposur mereka terhadap saham-saham pertumbuhan berisiko tinggi, bertepatan dengan pengumuman SpaceX mengenai penjualan obligasi dengan peringkat investasi pertamanya

.


Prospek Teknis $SPCX


Masuknya SpaceX ke dalam indeks Nasdaq-100 dalam waktu dekat berpotensi menciptakan permintaan baru terhadap sahamnya. Namun, momentum secara keseluruhan tetap bearish, dengan saham tersebut mengalami koreksi tajam dari level tertinggi pasca-IPO dan saat ini menguji zona support teknis kritis di sekitar $150. Rebound moderat dari level ini menandakan bahwa pembeli mungkin kembali masuk ke pasar. Selama harga bertahan di atas titik kontrol, kemungkinan besar akan terjadi rebound rotasional ke level yang lebih tinggi. Meskipun upaya pemulihan baru-baru ini telah meningkatkan sentimen jangka pendek, tren yang lebih luas tetap bearish hingga level resistensi kunci berhasil direbut kembali.

 


Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin imbal hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi imbal hasil Anda akibat fluktuasi nilai tukar. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.