Prospek teknis emas secara umum tetap bullish, didukung oleh tekanan beli yang signifikan selama beberapa sesi terakhir. Mengingat volatilitas pasar saat ini, emas diperkirakan akan menguji level resistensi di kisaran $4.600 hingga $4.630 dalam waktu dekat.
Faktor-Faktor Pendorong Pergerakan
Emas berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, didukung oleh meningkatnya volatilitas di pasar mata uang dan obligasi, yang telah mendorong investor menuju aset-aset safe-haven. Selain itu, berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September semakin memperkuat dukungan terhadap logam yang tidak menghasilkan imbal hasil ini.
Melemahnya dolar AS juga telah memperkuat momentum bullish. Indeks Dolar AS turun tajam pada hari Rabu menyusul pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai perluasan pembelian kembali utang yang bertujuan mengelola biaya pinjaman. Karena harga emas dinyatakan dalam dolar AS, dolar yang melemah biasanya membuat logam ini lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Selain itu, emas mendapat manfaat dari permintaan investasi yang kuat dan pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, terutama dari Tiongkok. Faktor-faktor gabungan ini telah mendorong rebound yang kuat setelah fase koreksi yang terjadi pasca kenaikan emas sebelumnya ke rekor tertinggi mendekati $5.600.
Prospek Harga Emas: XAU/USD Melampaui SMA 200 Hari
Prospek teknis emas secara umum tetap bullish, didukung oleh tekanan beli yang signifikan selama beberapa sesi terakhir. Kekuatan pemulihan ini ditandai oleh penembusan di atas resistensi garis tren kritis di $4.450. Perkembangan ini, bersama dengan pengembalian ke rata-rata pergerakan 200 hari, telah mengubah prospek harga emas jangka pendek menjadi positif.
Mengingat volatilitas pasar saat ini, emas berpotensi menguji resistensi di kisaran $4.600 hingga $4.630 dalam waktu dekat. Penembusan yang tegas dan penutupan harian di atas zona ini kemungkinan akan memicu minat beli yang baru, yang berpotensi mengarahkan fokus ke level resistensi berikutnya di dekat $4.700. Di sisi bawah, para trader sebaiknya memantau level support $4.300 dengan cermat; pergerakan di bawah ambang batas ini berpotensi mengganggu pola teknis yang ada. Namun, selama harga emas tetap di atas $4.300, prospek logam ini tetap bullish.
Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan-pernyataan ini tidak menjamin imbal hasil di masa depan.
Saham Walmart (NASDAQ: WMT) mengalami rebound menjelang rilis laporan keuangan kuartalan perusahaan. Perusahaan dijadwalkan merilis hasil kuartal keduanya sebelum pasar dibuka pada hari Kamis. Pengumuman laporan keuangan tersebut berpotensi menyebabkan volatilitas yang signifikan baik pada saham Walmart maupun sektor ritel secara luas.
Baca Selengkapnya →
Semua mata akan tertuju pada rilis notulen rapat Juli oleh Federal Reserve. Para investor diperkirakan akan menelaah dokumen tersebut secara cermat untuk mendapatkan wawasan mengenai bagaimana para pejabat menilai risiko inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, dan dampak dari kenaikan harga energi.
Baca Selengkapnya →