Harga emas membentuk pola inverse head and shoulders, dan volume perdagangan meningkat saat terjadi rebound, yang menunjukkan adanya minat beli di level support bahu kanan.
Pola inverse head and shoulders, yang mencerminkan perubahan sentimen pasar, biasanya menandakan kemungkinan pembalikan arah dari tren turun ke tren naik. Psikologi pola ini menunjukkan bahwa pembeli secara bertahap mengambil alih kendali pasar dari penjual.
Analisis Fundamental Emas
Emas dibuka lebih rendah pada hari Senin dan terus menurun selama sesi awal New York, tertekan oleh terhambatnya negosiasi perdamaian antara AS dan Iran. Logam ini memperpanjang penurunannya menyusul rilis data PMI Manufaktur ISM AS yang lebih kuat dari perkiraan. PMI Manufaktur ISM bulan Mei naik menjadi 54,0, melampaui ekspektasi sebesar 53,0 dan menandai ekspansi pabrik terkuat sejak 2022. Untuk sisa minggu ini, investor dan pedagang emas harus memantau dengan cermat pergerakan dolar AS, data ketenagakerjaan AS, komentar dari pembuat kebijakan Federal Reserve, ketegangan baru di Timur Tengah, dan momentum imbal hasil obligasi pemerintah.
Prakiraan Teknis Emas
Dari perspektif teknis, emas tetap berada dalam fase koreksi naik. RSI 4 jam kembali naik di atas 50, yang merupakan tanda positif bagi para trader bullish. Struktur keseluruhan menunjukkan periode jeda dan konsolidasi setelah penjualan paksa, bukan kelanjutan tren turun. Pada saat penulisan, emas diperdagangkan di atas $4.475. Meskipun terjadi rebound baru-baru ini, indikator teknis jangka menengah menunjukkan bahwa momentum tetap lemah, dengan pemulihan terbaru tampaknya bersifat sementara. Namun, pemulihan lebih lanjut mungkin dicoba. Jika pola head and shoulders XAUUSD bertahan dan tetap di atas $4.450, ia mungkin memperpanjang pantulannya menuju level resistensi antara $4.550 dan $4.560. Sebaliknya, penembusan yang tegas di bawah rentang $4.450 hingga $4.440 akan menggeser bias kembali ke arah penurunan lebih lanjut dalam jangka pendek.

Peringatan! Materi ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi. Data kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Berinvestasi dalam mata uang asing dapat memengaruhi hasil investasi Anda karena fluktuasinya. Setiap transaksi sekuritas dapat menghasilkan keuntungan maupun kerugian. Asumsi dan ekspektasi yang tercantum dalam materi ini hanyalah perkiraan yang mungkin tidak akurat dan dapat berubah tergantung pada kondisi ekonomi saat ini. Pernyataan ini tidak menjamin hasil di masa depan.
Tiga sesi perdagangan terakhir ini terasa sangat menantang bagi para pedagang emas. Ke depan, volatilitas di pasar logam mulia diperkirakan akan tetap tinggi.
Baca Selengkapnya →Suku bunga dan musim laporan keuangan yang sedang berlangsung tetap menjadi pendorong utama pasar saham minggu ini. Karena tidak ada rilis data ekonomi penting yang dijadwalkan di AS pada hari Rabu, perhatian investor kini beralih ke laporan keuangan perusahaan-perusahaan utama.
Baca Selengkapnya →